Hati-Hati, Beredar Uang Palsu di Kerinci

Bacalagi.netPeredaran uang palsu mulai marak beredar. Beberapa hari yang lalu, seorang pedagang di Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci menerima uang palsu dari seorang pembeli sehingga mengalami kerugian.

Pedagang yang menerima uang palsu, Afliadi mengaku mendapat uang palsu tiga hari yang lalu. Saat itu pegawai tokonya menerima uang palsu dari orang yang tidak dikenal.

“Saat itu di toko saya sedang ramai pembeli. Jadi karyawan saya tidak mengetahui siapa yang memberikan uang palsu tersebut,” katanya, Kamis (4/7). Seperti dilansir media lokal.

Uang palsu yang diterimanya, merupakan uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Uang tersebut diketahui palsu setelah ia curiga dengan ukuran dan bentuknya yang tidak sama dengan uang pada umumnya.

“Bentuknya tampak kusut. Setelah diperiksa ternyata uang tersebut palsu,” ucapnya.

Setelah memastikan uang tersebut palsu, Afliadi mengaku langsung menyimpannya. Hal itu agar tidak ada korban uang palsu lainnya.

Menurut Afliadi, masih ada pemilik toko lainnya yang menjadi korban peredaran uang palsu di Kecamatan Siulak. Saat ini, uang palsu tersebut masih disimpannya agar tidak beredar.

“Akan kita simpan dan musnahkan agar tidak beredar lagi,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here